Tipe Mahasiswa jaman sekarang

Semakin lama,seiring waktu berjalan saya melihat banyak sekali perubahan yang terjadi pada posisi mahasiswa dalam kehidupan sosial kemasyarakatan kita saat ini. Kalau kita lihat mahasiswa dari unsur katanya maka kata ‘maha’ ketemu dengan kata ‘siswa’. Maha berarti yang paling, sedangkan siswa orang yang sedang menjalani proses pendidikan. Jadi mahasiswa merupakan tingkatan tertinggi bagi mereka yang sedang menjalani suatu proses pendidikan.

Lewat tulisan ini saya ingin membagi tipe-tipe mahasiswa yang berada di lingkungan saya untuk mencoba menganalisa perilaku kelompok masyarakat yang hidup di dunia yang statusnya punya kata ‘maha’padahal dia sama sekali tidak bisa disejajarkan dengan Tuhan.

Tipe pertama, saya sebut tipe BUKU. Tipe ini merupakan tipe yang sangat care dengan nilai-nilai kuliahnya. Pintar,sudah pasti. Cuma punya kekurangan, kepekaannya dengan kondisi sosial sangat tipis. Yang ada didalam otak mereka hanya pergi kuliah,kerja tugas,belajar,ujian dan dapat nilai bagus. Ketika ditanya soal pengabdian,jawaban mereka kebanyakan “ah nanti saja setelah kita lulus” tapi pertanyaan saya adalah masih sempatkah kita berpikir soal pengabdian ketika kita lulus,bukankah ketika kita lulus otak kita akan disbukkan dengan pikiran mau cari kerja,berapa penghasilan,kapan saya nikah,dan sebagainya yang bersifat individualistis. Lalu dimana pengabdiannya?

Kedua saya sebut tipe DEMO. Mereka akan sangat siap berdiri di garis depan jika melihat ketidakadilan yang dibuat oleh sistem birokrat kita. Mereka juga punya kepekaan yang sanga baik terhadap kondisi sosial kemasyarakatan. Kalau kamu sedang macet di jalan,dan sebabnya gara-gara demo belum lagi kalau berakhir ricuh. Mereka-mereka inilah yang menjadi panitia pelaksananya. Niat mereka memang sangat baik tapi terkadang mereka lupa akan kewajiban mereka sesungguhnya. Kuliah rela mereka tinggalkan dengan dalih bahwa perjuangan butuh namanya pengorbanan. Tapi pernahkah mereka berpikir bahwa orang tua mereka mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk membiayai kuliahnya,dan mereka dengan seenak hatinya meninggalkannya. Apa ini bentuk balasan mereka terhadap orang tua mereka?

Ketiga,  saya sebut tipe TAJIR. Mereka sangat up2date dengan model-model hape terbaru,baju-baju bermerek dan jangan lupa mereka naik kampus gak perlu naik kendaraan umum dalam artian punya gandengan sendiri dunk. Hedon? jangan ditanya, mereka ahlinya tempat klubbing yang asyik, hotel bintang lima dan lain-lain. Keberuntungan mereka adalah saat mereka dilahirkan dari rahim istri pengusaha, anggota dewan, bupati, gubernur yang ketika berbicara soal materi dan fasilitas, tidak akan jadi masalah.  Yang pasti golongan ini kepekaannya juga sangat kurang apalagi menyangkut masalah yang dianggap tidak penting bagi mereka. Oh iya banyak juga kok otak sama dengan kekayaan yang mereka miliki tidak sebanding.

Keempat, saya sebut tipe ABAL-ABAL. Datang dan pergi begitu saja. Tidak jelas identitasnya. Mungkin hari ini muncul di kampuz,tapi tiba-tiba hilang dan  minggu depan baru muncul lagi. Kehadirannya seakan-akan seperti manusia planet yang baru saja mendarat di bumi.

Lalu saya, kamu, kita termasuk tipe yang mana?

Silahkan mari kita jawab masing-masing dalam hati kita. Baik atau jelek, benar atau salah silahkan tentukan masing-masing.

Yang baik kita pertahankan, yang jelek ya kita buang.

Yang benar kita sebarkan, yang salah kita perbaiki.

Wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: