Organisasi dan akademik bisa seimbang gak yah?

Saya sering dipanggil untuk membawakan materi di LDK OSIS Sekolah saya dulu,dan jika sudah masuk sesi tanya jawab maka pertanyaan yang bakal hadir kebanyakan adalah bagaimana sich cara menyeimbangkan antara organisasi dan akademik?

Pertanyaan itu mengingatkan saya akan sebuah pengalaman menjadi seorang ketua OSIS di sekolah saya tersebut maka sebutlah saya seorang organisatoris tulen yang kerjaannya rapat melulu,bolos sekolah urus ini dan urus itu dan jangan berharap kita akan tiba di rumah tiap harinya tepat waktu. Nah akan tetapi saya juga bisa mendapat rengking satu di kelas saya (II IPA 4) justru ketika saya menjadi seorang ketua OSIS. Ada sebuah mekanisme di sekolah tersebut bahwa peringkat akan diurutkan untuk seluruh kelas,maka saya pun bisa naik ke kelas yang tingkatannya lebih tinggi (II IPA 2)  dan diisi oleh orang burenk dan tentunya jauh dari kesan seorang organisatoris bahkan mempertahankannya sampai naik kelas III IPA 2. Jadi saya setidaknya bisa membuktikan seorang oragnisatoris pun bisa sejajar dengan orang burenk.

Lalau bagaimana caranya? Ibu saya selalu mengajarkan bahwa organisasi TIDAK akan bisa berjalan seimbang dengan akademik tapi setidaknya jangan ada  jarak yang jauh antara keduanya. Maksudnya setiap orang bebas memilih bagaimana cara dia berproses dan belajar dalam hidup ini. Berorganisasi ataupun tidak itu adalah sebuah pilihan buat kamu tapi ingatlah sebuah kenyataan bahwa soft skill tidak diajarkan dalam mata pelajaran fisika,matematika ataupun biologi namun bisa kalian dapatkan ketika kalian banyak berkomunikasi dengan orang lain dan terlibat dalam suatu teamwork   untuk mencapai tujuan bersama. Kenyataan selanjutnya adalah untuk meraih sukses dalam bidang apapun soft skill memegang peranan diatas 80% ketimbang ilmu yang kalian miliki.

Tapi tentu kita tidak boleh memandang remeh akademik kita,bahkan itu sangat penting. Tanpa ilmu yang kita miliki, soft skill pun akan menjadi sia-sia dan terkesan omong kosong tanpa dibalut oleh ilmu yang kita punya. Jadi memang perlu suatu manajemen waktu yang baik,membuat skala prioritas, dan selalu berdoa kepada Tuhan yang Maha Kuasa agar organisasi dan akademik kita bisa setidaknya…

berjalan serasi dan selaras…

Semoga bermanfaat…

Wassalam

3 Komentar »

  1. amel Said:

    sy pernah datang ke sebuah training motivasi,,salah satu diskusinya adalah tentang kepemimpinan,,yg membawakan adalah seorg aktivis kampus(bgitu yg bisa sy tankap dr CVnya),,pertanyaan klasik itupun muncul dr mulutku,,bisakah akademik n organisasi sama2 bisa berhasil?? dan jawabannya,,’akan selalu ada titik ekstrim di mana kita btul2 harus memilih antara organisasi ato akademik,,ga bisa 50:50,,so,,di saat kita berada d titik ini,,kita harus betul2 bisa membuat keputusan yg tepat untuk memilih mana yg harus dikorbankan,,’.

    setelah menjalani kehidupan berorganisasi ala mahasiswa,,sy pun sering menemui titik ini,,keputusan2 yg telah sy ambil atas banyak pertimbangan,,tidak pernah sy sesali,,bahkan dengan berorganisasi (ala mahasiswa,,yg berarti kebanyakan asasnya adalah pengabdian,penelitian,lupa satunya apalagi),,sy menjadi lebih tau tentang realita bangsaku(cih..)y…setidaknya memberikan satu alasan lg buat sy u/belajar menjadi dokter yg baik agar nantinya bisa memperbaiki bangsa ini,,idealnya seperti itu..
    U/ orang yg takut akademiknya akan jatuh krn berorganisasi,,jgn takut masih ada hari esok,,sgala kegagalan masih bisa dikejar,,ingat: kekalahan kemarin adalah kemenangan hari ini

    • Mahathir Anas Said:

      Wah pandangan yang sangat visioner….
      terima kasih sudah datang…silahkan berkunjung kembali

  2. hmm… setuju dengan artikel ini. dan bisa baca link berikut http://dhila13.wordpress.com/2008/08/06/cara-jitu-jadi-mahasiswa-aktif-cerdas-berprestasi/ untuk tambahan info dan tips yg ditulis dari salah seorang teman terbaik saya.

    salam,,,


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: