Artis= Gosip dan Sensasi

Saya sangat yakin sebagian besar dari kita su dah pada tahu apa yang disebut infotainment dimana acara tersebut kita bisa melihat atau mendengar para artis dengan berbagai macam tingkah lakunya masing-masing menjadi sorotan media dan selanjutnya menjadi konsumsi publik.

Kalau kita soroti jumlah infotainment yang sekarang ada di tivi itu jumlahnya sangat banyak bahkan satu stasiun televisi bisa meiliki 3 sampai 4 acara infotainment dengan nama-nama yang berbeda dan jargon-jargon yang berbeda pula. Namun terkadang berita-berita yang ditampilkan hanya berkutat pada itu-itu saja apalagi kalau ada berita artis yang menghebohkan jangan heran hampir semua infotainment membahas hal yang sama.

Perselingkuhan yang akhirnya berbuntut perceraian seakan-akan menjadi menu utama yang menjadi santapan publik apalagi infotainment memiliki pasar yang jelas dalam artian memiliki penggemar setia. Yang ingin saya soroti adalah tingkah artis-artis kita. Artis dalam hal ini publik figur memang pada dasarnya akan menjadi sortan media mulai dari karir hingga dalam kehidupan pribadinya.

Nah atas dasar itulah saya berpendapat bahwa artis-artis kita sudah sepatutnya menjadi contoh bagi khalayak ramai. Mereka tidak seharusnya berkata kasar,berpakaian tidak senonoh, menciptakan skandal yang akhirnya berakibat buruk kepada mental masyarakat kita apalagi kepada pencitraan mereka sendiri.

Ambil contoh misalnya saiful jamil.kalau saya tidak salah saiful jamil pernah mencoba untuk berkarir di politik dengan mencoba mencalonkan diri sebagai wakil walikota daerah tertentu walaupun pada akhirnya gagal. Bagian yang lucunya adalah ketika gagal menjadi wakil walikota Saiful Jamil justru membuat sensasi dengan video fenomenalnya dengan kiki fatmala yang kabar-kabarny hanya untuk mempromosikan film terbarunya yang memang dengan kiki fatmala. bayangkan saja orang kaya seperti ini menjadi pemimpin di daerah tertentu tadi bakal jadi apa rakyatnya. Sekarang sindrom artis jadi politisi dah sangat parah menurut hasil Pemilu 2009 kemarin banyak banget artis yang akhirnya lolos ke senayan. Sebut saja eko patrio,tantowi yahya,nurul arifin,bahkan rachel maryam justru unggul atas agung laksono ketua DPR di dapilnya tersebut. Ada tersirat keraguan di mata saya bagaimana kualitas anggota dewan kita jika diisi oleh orang-orang yang tiba-tiba terjun ke dunia politik tanpa landasan perjuangan yang jelas. Majelis dewan itu bukan panggung,bukan lokasi syuting tapi disitulah nasib rakyat diperjuangkan. Mudah-mudahan ketika mereka duduk di anggota dewan nanti mereka bisa sadar akan beratnya tanggung jawab yang dibebankan kepada mereka.

Selanjutnya kalau sudah terjepit biasanya artis-artis kita sudah sangat fasih  menyebut nama Tuhan sebagai tameng dan kebebasan berpendapat sebagai wujud pembelaan, namun kita tidak pernah tahu sensasi apa yang bakal mereka buat nantinya.   Saya bukan antipati terhadap profesi artis cuman seharusnya artis-artis kita itu sadar bahwa mereka adalah sorotan publik yang sedikit banyak memberikan pengaruh kepada orang-orang yang melihatnya dan orang-orang Indonesia itu cenderung meniru apa yang dilihatnya jadi kalau yang dilihat Jelek biasanya tanpa pikir panjang pun mereka bakal mengikuti tapi kalau yang dilihat bagus mereka pun cenderung ingin mengikutinya. Orang indonesia biasanya sudah melupakan nilai benar dan buruk tetapi lebih kepada siapa yang melakukannya.

Mudah-mudahan bangsa kita bisa menjadi bangsa yang cerdas dan bermoral,amin.

Wassalam

2 Komentar »

  1. diyan Said:

    http://www.satupesan.com
    situs lihat foto and nonton vidio—
    salam knal para bloger mania, teruskan kreasimu

    • Mahathir Anas Said:

      Makasih yah…


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: