T.A.K.D.I.R

Malam ini athir baru saja menemani kedua orang tua athir menghadiri acara kawinan anak-anak teman-teman mereka. Acara kawinan ya tentu sebahagian dari anda sudah tahu apa saja isinya. Di samping dua mempelai da kedua orang tua mereka masing-masing,ada tabuhan musik-musik pengiring pernikahan. Di samping hal-hal umum seperti di atas, kita mungkin sudah tahu bahwa di momment tersebut di atas akan menjadi ajang saling menyaingi mausia yang satu dengan yang lain . Yang kaum adam akan bercerita keberhasilan mereka dalam berkarir sedangkan yang wanita akan saling melirik betapa indahnya perhiasan wanita yang lain serta saliang menunjukkan betapa hebatnya anak-anak mereka walaupun belum tentu sesuai dengan kenyataanya.

Tapi tenang saja di blog ini tidak akan membahas cerita-cerita tidak penting seperti itu.Yang akan saya bahas adalah kita mungkin pernah mendengar ungkapan yang mengatakan kalau jodoh gak bakal ke mana. Dan itu terbukti. Malam ini pesta pernikahan yang saya hadiri adalah pesta pernikahan teman smp ku. Setahuku mereka berdua memang dah pacaran dari SMP dan  akhirnya bisa berakhir di mahligai pernikahan. Bagi athir itu mereka berdua merupakan pasangan muda yang baik. Yang cowok memang pada dasarnya sudah bekerja dia lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dan udah penempatan. Mungkin mereka berpikir daripada mereka berzinah lebih baik nikah muda ,toch yang cowok yang ditakdirkan untuk nyari nafkah juga dah kerja, tinggal bagaimana mereka bersiap menghadapi betapa peliknya kehidupan berumah tangga. Pokoknya selamat aja dech buat mereka berdua. Emang pada dasarnya kalau emang jodoh gak bakal kemana kok.

Nah sekarang omongin soal rejeki nich,kalau omongin soal ini athir bakal bercerita soal pengalaman hidup athir sendiri. Athir sebenarnya angkatan 2006 tapi masuk FK 2007 setahun kemana? Setahun athir kuliah di fakultas ekonomi jurusan menajemen Airlangga. Ketika athir dinyatakan lulus di fakultas ekonomi arah hidup juga langsung berubah keinginan untuk masuk fakultas kedokteran akhirnya harus tertunda dulu karena masih ingin menaruh keinginan untuk ikut SPMB lagi tahun depannya. Dan ternyata benar di tahun kedua athir ikut SPMB di situlah harapan untuk mengejar cita-cita untuk menjadi dokter akhirnya terbuka lebar. Tentunya hal tersebut tidak diraih dengan gampang tapi dengan usaha dan doa juga.

Dari kedua kisah pendek kita mungkin bisa berpikir. Bahwa terkadang kita menyalahkan takdir untuk setiap sendi kehidupan kita. Padahal sesungguhnya Tuhan sudah merancang kehidupan kita dengan sangat indah. Berarti kita tinggal menikmati saja dunk? Salah. Dalam islam kita mengetahui bahwa Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum tersebut yang mengubahnya. Nah di dalam ISLAM ada dua tahap dalam menggapai sukses yakni ikhtiar yaitu tahap dimana kita harus berusaha dengan keras dalam mencapai apa yang menjadi cita-cita kita selanjutnya ada tahap tawakkal yakni tahap dimana kita menyerahkan segala hasil dari kerja keras kita kepada Allah SWT.

Nah di tahap inilah terkadang manusia tidak sabar dan dan tidak ikhlas dalam melakukan dan menerima hasilnya. Intinya adalah kalau kita sudah berusaha keras dan hasil yang didapatkan sesuai dengan apa yang kita inginkan maka sudah sepatutnya kita bersyukur dan berterima kasih kepada ALLAH. Namun jika hasilnya belum sesuai seharusnya kita tetap berbaik sangka kepada ALLAH dan menganggap bahwa dibalik ini semua Dia telah menyiapkan sesuatu yang sama tapi mungkin dalam bentuk yang berbeda atau bahkan sesuatu yang jauh lebih baik dan lebih indah dari apa yang kita harapkan.

Karena hal tersebut akan menjadi indah jika kita mampu memaknai dan menghargainya.

Blog ini tertulis sebagai wujud terima kasih ku kepada Allah.

Oh iya selamat menempuh hidup baru buat westi dan iqra semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah dan warrahmah…

amin….dan wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: