D’masiv dan kangen band

Baru saja saya menonton acara bukan empat mata di salah satu tivi swasta. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa acara empat mata selalu menhadirkan candaan khas tukul dan vega yang cantik. Namun tulisan ini tidak akan membahas tentang acara tersebut melainkan akan membahas sedikit tentang bintang tamu di acara tersebut dikaitkan dengan dunia musik indonesia.

Bintang tamu acara bukan empat mata penanggalan 7 mei 2009 salah satunya adalah band d’masiv. D’masiv merupakan band pemenang salah satu ajang pencarian bakat yang diadakan salah satu perusahaan rokok ternama di Indonesia. Dari prestasi tersebutlah maka d’masiv berkesempatan merekam lagu-lagu mereka di dapur rekamannya musica studio (salah satu perusahaan rekaman yang cukup ternama di Indonesia)

Band ini sempat dikenai rumor beberapa waktu yang lalu dan rumor itu mengatakan bahwa dalam bermusik  mereka adalah plagiator dari band-band ternama tingkat dunia sebut saja switchfood,incubus dan MCR. Hal tersebut coba dibuktikan dengan adanya pihak-pihak yang mencoba membuat analisa tentang kebenaran kemiripan lagu-lagu mereka dengan lagu-lagu band-band tersebut,dan media yang dipilih adalah video youtube. Jika anda penasaran maka silahkan saja coba anda searh di youtube dengan kata kunci d’masiv plagiat.

Saya sudah mendengar dan melihat video tersebut dan menurut saya adalah kalau mau dibilang plagiat kita harus mendefenisikan kata plagiat dengan seksama agar kita jelas yang mana plagiat dan yang mana ‘yang terinspirasi’. Karena apa yang ditampilkan oleh video tersebut menurut saya  d’masiv  bukanlah seorang plagiator karena kesamaan nada ataupun ketukan itu adalah hal yang wajar dalam bermusik. Kenapa menjadi wajar? Karena sejak musik pertama kali ditemukan tangga nada itu cuman 7,dari  7 tangga nada tersebut beratus-ratus bahkan berjuta band di seluruh dunia menggunakannya sebagai bahan untuk membuat lagu. Wajar saja ada bagian-bagian yang sama.

Saya cuman bertanya dalam hati saya di tengah kemajuan musik bangsa ini sulitkah kita sebagai penikmat musik indonesia untuk mencoba menghargai setiap karya anak bangsa. Saya teringat cerita tentang kangen band yang diawal kemunculannya mereka juga menuai kontroversi karena dianggap musik kampungan dan dan menjual kesengsaraan dalam setiap lagu-lagunya. Sehingga dalam setiap penampilannya mereka dihujat dicaci dan bahkan ada lagu yang dibuat sengaja untuk menghina mereka.

D’masiv dan kangen band merupakan korban dari ketidakterimaan beberapa pihak dalam melihat kesuksesan mereka. Nah kembali lagi dengan mental bangsa kita yang perlu diperbaiki. Kalau mank gak suka yah gak usah menghina atau mencari-cari kesalahan orang lain dunk. Kalau anda memang mersa diri lebih baik mari kta bersaing secara sehat dan jangan berusaha mengkotakkan musik karena musik bahasa yang universal. Sebaiknya kita terus mendukung perkembangan musik Indonesia.

Saya bukan d’masiver dan saya bukan penggemar kangen band. Saya hanya salah satu penikmat musik Indonseia yang kecewa dengan tingkah bebrapa pihak yang senengnya menghujat,mengejek,mencari-cari kesalahan orang lain dalam dunia musik Indonesia

Jayalah terus musik Indonesia

Wassaalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: