Penanganan Demam Tifoid(Tifus)

I. DIAGNOSIS

Masa inkubasi 10-14 hari

A.  Keluhan Utama

  • Demam terutama sore atau malam hari
  • Obstipasi
  • Anoreksi (kehilangan nafsu makan)
  • Batuk-batuk

B. Tanda Penting

  • Agak tuli
  • Lidah tifoid (tremor,tengah kotor,tepi hiperemis)
  • Nyeri tekan/spontan pada perut di daerah McBurney (kanan bawah)

C. Pemeriksaan Laboratorium

  • Kultur Empedu (darah,sumsum tulang)
  • Tes Widal: titer O >160, titer H > 640
  • Peningkatan titer widal 4 kali dalam 1 minggu dianggap demam tifoid positif

D. Sindrom “trias” suspek demam tifoid

  • Demam sore/malam hari
  • Adanya lidah tifoid
  • Nyeri spontan/tekan di daerah McBurney,sedangkan sisi kiri normal/kurang nyeri

II. KOMPLIKASI

  • Perdarahan khusus
  • Perforasi usus
  • Meningitis
  • Gangguan mental
  • Syok Septik
  • Pneumoni
  • Hepatitis
  • Arthritis

III. PENATALAKSANAAN

A. Terapi Umum

  • Istirahat. Baring di tempat tidur sampai 5-7 hari apireksi
  • Diet. Tinggi kalori,cukup cairan,sesuai dengan selera penderita
  • Medikamentosa
  1. Kloram fenikol 3 x 500 mg sampai 7-10 hari apireksi                        (obat  pertama)
  2. Kotrimoksazol 2 x 2 tablet/hari
  3. Ampisilin/amoksisilin 3 x 0.5-1 mg/hari
  4. Kuinolon (Peflacin) 400 mg/hari
  5. Sefriakson 2 x 1 gr/hari selama 3 – 5 hari

Dalam keadaan toksis tinggi dapat diberikan kortikosteroid dosis tinggi

IV. PROGNOSIS

Mortalitas : anak-anak 2,6% dan dewasa 5,6 %

Bergantung pada umur,keadaan umum,derajat kekebalan,virulensi salmonella,kecepatan terapi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: