Peluang JK-Wiranto di Pilpres 2009

Kemarin malam (1 Mei 2009) akhirnya partai politik yang memiliki budaya yang sangat kuat di Indonesia,yakni Golkar. Menetapkan pasangan capres dan cawapres yang akan diusung di pilpres 2009. Pasangan itu tidak lain adalah Jusuf Kalla sang ketua DPP partai Golkar dipasangkan dengan Wiranto,pendiri partai Hati Nurani Rakyat. Keputusan ini merupakan keputusan yang fenomenal mengingat lawan-lawan JK-WIN (begitu mereka disebut) yakni SBY dan Megawati justru belum menentukan pasangan mereka masing-masing dan masih berkutat dengan arah koalisi.

Lalu apa yang istimewa dengan pasangan ini? Jujur menurut saya tidak ada, kecuali sosok partai Golkar yang menjadi kendaraan politiknya. Walapun mengalami penurunan perolehan suara yang signifikan,sebagai partai pemenang pemilu 2004 Golkar,masih punya tempat di hati masyarakat indonesia apalagi masyarakat yang tergolong masih konservatif pemikirannya. Tarck record sebagai ‘raja’ di orba tentu Golkar tidak boleh dipandang remeh oleh lawan-lawan politiknya. Belum lagi orang-orang yang berada di belakang golkar sebut saja aburizal bakrie,agung laksono,surya paloh merupakan orang-orang yang mempunyai basis massa yang sangat besar. Di Daerah tingkat I dan II juga kepala-kepala daerahnya juga kebanyakan merupakan pengurus daerah Partai Golkar di daerahnya masing-masing.

Sebelum lebih lanjut,mari kita coba membandingkan pelaksanaan pilkada dengan  Pilpres. Ada yang beranggapan bahwa sesungguhnya sistem demokrasi yang kita anut saat ini menempatkan sosok figur menjadi sangat penting dalam meraup suara. Hal inilah yanmg mendasari banyaknya kejadian-kejadian mengejutkan terjadi dalam pelaksaan pilkada. Misalnya ada pasangan yang diusung oleh koalisi partai-partai besar  namun akhirnya harus kalah dalam pelaksanaan pilkada,justru yang mendapatkan kemenangan ialah pasangan yang diusung oleh partai-partai kecil atau menengah bahkan calon yang maju sebagai calon independen. Mengapa hal ini bisa terjadi padahal secara hitungan matematika tidaklah demikian? Karena masyarakat kita akhirnya melihat sosok figur sebagai dasar meilih mereka. Dengan sisitem pemilihan langsung para calon ‘dipaksa’ untuk terjun langsung menemui konstituennnya atau yang disebut pemilihnya

Harus kita akui bahwa sebenranya pasangan ini memiliki ketokohan yang cukup besar apalagi Jusuf Kalla yang nota bene juga seorang wakil presiden. Prestasinya yang ikut turut serta dalam proses perdamaian di Aceh dengan GAM serta proses perdamaian di POSO turut menempatkannya sebagai tokoh nasional yang cukup punya nama besar. Dengan latar belakangnya sebagai pengusaha yang diturunkan dari ayahnya,JK memiliki pengalaman dan pandangan yang baik dalam penyelesaian permasalahan ekonomi bangsa ini. Isu ekonomi merupakan jualan yang sangat baik dalam kampanya mendatang, dan saya yakin JK sudah menyadari hal itu. Ada sebagian oarang menganggap bahwa keberhasilan pemerintah sekarang di bidang ekonomi tidak lepas dari peran JK dalam pengambilan kebijakan dengan posiinya sebagai wakil presiden.

Lalu bagaimana dengan Wiranto? Mantan Panglima ABRI ini sebenarnya memiliki prestasinya yang cukup baik  membawa partainya HANURA yang tergolong partai baru mampu meraup suara yang cukupsignifikan pada pilleg lalu. Setidaknya HANURA mampu lolos dari Parlimentery Treshhold 2.5% dan mendudukkkan anggota legislatifnya di parlemen pusat. Akan tetapi Wiranto sangat erat kaitannya dengan ‘hitamnya’ orde baru,dia dituding terlibat berbagai kasus dengan isu penindasan terhadap hak asasi manusia. Apalagi sosok ABRI yang otoriter dan haus kekuasaan begitu melekat terhadap citra wiranto dimata sekelompok masyarakat khususnya mahasiswa. Belum lagi wiranto sesungguhnya merupakan capres dari partai golkar pada pemilu 2004 lalu dan sekarang justru kembali menjadi cawapres dari partai yang sama,ini tentu akan memancing banyak kontroversial.

Berbagai lembaga Survei mengatakan bahwa tingkat elektabilitas baik JK maupun wiranto masih tergolong kecil. Mereka berdua bergabung pun belum tentu bisa menyaingi tingkat popularitas SBY yang memang sedang dibuai kemenangan bersama partai Demokrat yang didirikannya. Namun dalam politik apapun bisa terjadi,JK-WIN bisa saja membuat kejutan asal dengan beberapa catatan.

Pertama,Golkar harus SOLID mendukung pasangan ini mulai dari tingkat pusat sampai ke tingkat daerah,jangan lagi ada penguasa-penguasa kecil di GOLKAR yang membuat manuver masing-masing sehingga modal Golkar sebagai ‘runner up’ pemilu jadi sia-sia. Kedua,tawarkan ke masyarakat program-program yang realistis dan mudah dicerna oleh masyarakat. Ketiga,buat pencitraan diri sebaik dan seindah mungkin untuk meraih simpatik pemilih. Keempat,secepatnya gandeng partai-partai politik lain baik kecil maupaun menengah untuk bergabung untuk menambah kekuatan.

Selanjutnya kita tunggu saja seberapa besar kejutan yang akan dibuat oleh pasangan JK-WIN atau pasangan ini justru hanya akan berstatus sebagi penggembira saja???

Wass

( Makassar,3 Mei 2009 pukul 2 dini hari)

1 Komentar »

  1. dir88gun2 Said:

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Gak Jelas?😐

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: